Berbagai Macam Pilihan Usaha Sampingan untuk Pelajar dan Karyawan

Download Materi Kuliah Lengkap

Usaha adalah proses penting yang harus dilakukan sedini mungkin. Karena usaha kita sekarang adalah yang menentukan kesuksesan kita di masa yang akan datang. Selain itu, usaha adalah proses panjang yang harus kita lalui untuk meraih sebuah kesuksesan. Tanpa memulai usaha dari sekarang, akan mustahil bagi kita untuk meraih kesuksesan di masa mendatang.

Pelajar, Mahasiswa, Karyawan, Buruh maupun PNS, juga harus memulai ber-usaha mulai dari sekarang yang nantinya berguna sebagai alternatifnya untuk mempermudah penyelesaiannya ketika mendapat hal-hal yang tidak diinginkan sehingga harus melepas statusnya tersebut.

Untuk pelajar, usaha adalah hal yang harus dilakukan sedini mungkin agar nantinya tidak kebingungan mencari kerjaan ketika sudah menyelesaikan jenjang pendidikannya tersebut. Mungkin sekarang kita belum memikirkan sejauh itu, atau kita masih kebingungan dalam menentukan jenis usaha apa yang akan kita kelola, atau kita sudah jenis usahanya dan sudah melakukan proses-proses perencanaan serta sudah membayangkan tentang pencapaian yang bisa kita dapat ketika kita mampu menjalankan usaha itu, tapi terhenti ketika berhadapan dengan masalah permodalan. Masalah masalah itu adalah faktor-faktor yang menjadi penghambat kita dalam ber-usaha yang perlu kita pikirkan berulang kali.

Maka dari itu, pada postingan ini saya ingin sedikit menyampaikan beberapa contoh peluang-peluang usaha agar wawasan anda sedikit terbuka untuk memahami peluang-peluang yang ada, sehingga masalah anda cepat terselesaikan dengan baik.

Usaha sampingan untuk pelajar dan mahasiswa sebenarnya sangat banyak. Mulai dari usaha kecil-kecilan, hingga usaha yang besar-besaran. Iya. Dengan sedikit membutuhkan sedikit kekreatifan dan pemikiran serta mental, seorang pelajar ataupun mahasiswa bisa mendapatkan penghasilan. Jika kita melihat banyaknya pengusaha-pengusaha yang membutuhkan karyawan. Baik itu pengusaha kecil seperti warung-warung makan dalam desa, maupun pengusaha besar seperti swalayan-swalayan dan lain sebagainya. Sebenarnya kita bisa mengambil peluang itu dengan cara afiliasi artinya kita sebagai pencari orang-orang yang membutuhkan pekerjaan dan menyarankan untuk melamar kerja ke pengusaha-pengusaha yang membutuhkan karyawan. Dan jika karyawan itu diterima lamarannya, maka kita akan mendapatkan komisi dari pengusaha yang kita bantu dan tentunya komisinya tergantung dengan perjanjian awalnya. Peluang semacam ini sangat jarang disadari oleh banyak orang atau mereka beralasan tidak punya waktu atau belum punya mental dan lain sebagainya.

Dalam dunia usaha memang kita dituntut untuk menjadi pribadi yang kuat. Artinya kita harus mencoba hal-hal baru yang lebih inovatif untuk bersaing diantara pengusaha-pengusaha yang sudah sukses terlebih dahulu. Tentunya halangan rintangan akan selalu menghalang dan jatuh bangun adalah kebiasaan yang sudah wajar dikalangan perintis usaha. Kita juga tahu bahwa hasil tidak menghianati proses, artinya untuk menjadi orang yang hebat haruslah melalui berbagai cobaan yang hebat pula.

Ada berbagai macam usaha yang bisa kita identifikasikan menjadi 2 macam yaitu Usaha (bisnis) offline  dan usaha (bisnis) Online.

Bisnis offline

Bisnis yang dilakukan secara nyata atau face to face antara produsen dengan konsumen bertemu tatap muka. Baik itu secara langsung, maupun melalui perantara. Dalam bisnis offline ini tidak sedikit orang mengeluh tentang modal. Sehingga banyak orang yang bosan dan akhirnya berujung pada kemandekan dalam bisnisnya. Serta mereka lebih memilih untuk menjadi buruh, karyawan, ataupun PNS. Dengan alasan tidak repot memikirkan perputaran uang dalam bisnisnya.

Menjadi karyawan, buruh, PNS memang terlihat lebih nyaman. Tapi kenyamanan itu bersifat relatif dan tergantung dengan faktor eksternalnya. Artinya harus mematuhi semua peraturan yang ada dalam dunia pekerjaannya. Selain itu juga tergantung dengan faktor internal, yaitu harus bisa mengelola diri sendiri agar bisa menyesuaikan diri terhadap aturan-aturan dalam pekerjaannya. Dan jika ada ketidaksesuaian sedikitpun mereka akan kehilangan pekerjaanya. Itulah yang dinamakan relatif.

Ada beberapa peluang usaha Offline yang bisa anda lakukan diantaranya adalah:

1. Mengolah barang bekas menjadi barang berharga. Contohnya seperti membuat tas dengan plastik bekas. Caranya bisa anda cari di internet.
2. Mengolah barang yang yang tidak bernilai guna menjadi barang yang berguna. Contohnya mengolah sampah menjadi pupuk organik. Bisa dicari di internet.
3. Berternak kecil-kecilan. Contohnya berternak ikan. Caranya bisa mencari di internet.
Seperti contoh sederhana peluang usaha offline dan masih banyak lagi peluang-peluang usaha lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Anda bisa mencarinya di internet.

Bisnis online

Bisnis online yang sedang marak dan ngetren di kalangan remaja dan maha siswa. Jenis usaha ini dilakukan secara online (tersambung ke jaringan internet) dengan memanfaatka media sosial sebagai sarana bermarketing (pemasaran). Usaha ini memang terlihat tidak menguntungkan bagi orang orang yang belum tahu perkembangan teknologi informasi. Bahkan sebagian mereka menganggap bahwa bisnis online itu tidak ada gunanya. Tapi pada realitanya pernyataan seperti itu adalah salah besar, jika kita melihat realitanya, bisnis online ini sudah terbukti menghasilkan. Bisnis ini tidak membutuhkan keahlian khusus. Kita hanya menawarkan produk melalui media sosial.

Dalam pengamatan dan penelitian para pakar, pengguna internet meningkat pesat hingga lebih dari 50% pada tahun 2013. Dan pada perkembangannya memang terlihat nyata dengan banyaknya persaingan antara produsen-produsen smartphone sejak tahun 2013 hingga saat ini. Target mereka bukan hanya pusat perbelanjaan perkotaan saja tapi mereka menargetkan penjualannya hingga pusat perbelanjaan yang ada di desa sekalipun desa itu terpencil. Mereka berlomba-lomba berinvestasi ke pusat-pusat perbelanjaan itu. Dengan cara menawarkan produk-produk yang berkualitas. Itulah bukti nyata adanya perkembangan bisnis online yang begitu pesat.

Bukti lain yang bisa kita lihat dengan kasat mata yaitu dalam keluarga kita sendiri. Diantara keluarga kita pasti ada yang memiliki smartphone. Bahkan ada keluarga yang semua anggota keluarganya memiliki smartphone, dari mulai anak hingga orang tua. Hal itu sangat menandakan bahwa dunia online sangat berkembang pesat.

Sebagian kita mungkin tidak menyadari bahwa kita pernah melakukan pemasaran secara online. Misalnya menawarkan handphone/laptop atau lainnya yang akan dijual ke grup atau forum jual beli online. Itu adalah contoh kecil dari bisnis online. Ada juga sebagian dari kita sudah sepenuhnya melakukan bisnis online, yaitu menawarkan produknya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana marketing (pemasaran). Hal itu sudah menjadi rahasia umum bagi kita semua. Tapi bisnis semacam itu pun masih harus menggunakan modal. Bisnis semacam itu tergolong masih menggunakan metode lama, dimana mereka memasarkan produknya dengan secara langsung.

Tahukah anda?

Dalam akhir-akhir ini perkembangan metode dalam pemasaran sudah berkembang pesat. Metode pemasaran lama yaitu pemasaran yang dilakukan oleh produsen secara langsung dan terang terangan. Sedangkan metode pemasaran yang sekarang sedang marak adalah metode pemasaran yang dilakukan oleh produsen secara tidak langsung. Jika dilihat secara tekstual seakan-akan metode yang baru ini tidak efektif. Tapi jika kita kaji lebih dalam, ternyata bisnis ini sangat efektif  dan lebih efisien. Karena produsen ini memanfaatkan blog atau website sebagai sarana pemasarannya. Namun dalam prosesnya, produsen tidak serta merta melakukan pemasaran sedini mungkin. Artinya produsen membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memasarkan produknya.

 Lebih jelasnya, langkah-langkah yang dilakukan oleh produsen secara umum ada 5 tahap yaitu sebagai berikut:

1. Membuat blog.
2. Menyajikan konten/artikel yang berkualitas.
3. Mengenalkan blognya ke forum-forum yang relevan dan ke media sosial.
4. Melakukan optimasi pada blog.
5. Melakukan pemasaran produk yang sudah direncanakan.

Membuat blog

Dalam tahap ini produsen membuat blog, kemudian mendesain tampilan blog atau bisa mendownload template di blog-blog atau situs-situs yang menyediakan template gratis maupun berbayar.  Tidak lupa juga mencari informasi tentang template blog yang baik. Jika dirasa sudah cocok, melanjutkan ketahap selanjutnya.

Menyajikan Konten/artikel yang berkualitas

Produsen membuat artikel yang relevan dengan produk yang akan dipasarkan nantinya dengan artikel yang bermanfaat dan berkualitas. Tujuannya untuk mambuat nyaman visitor (pengunjung) jika mereka membaca artikelnya.

Mengenalkan blog ke forum-forum yang relevan dan ke media sosial.

Setelah membuat artikel, produsen mengenalkannya ke forum-forum dan media sosial. Tujuannya untuk menarik visitor agar mau mengunjungi keblognya. Dan dan dengan disediakannya artikel yang berkualitas, maka visitor pun akan menjadi pelanggan bagi produsen. Dalam hal ini pelanggan dalam artian pelanggan artikel.

Melakukan optimasi blog

Dalam tahap ini produsen melakukan cara-cara agar blognya bisa muncul di halaman awal mesin pencarian seperti google, bing, atau lainnya. Yaitu dengan melakukan uji seo (search engine oprimation), uji kecepatan loading blog ketika diakses, riset keyword (kata kunci yang sering dicari di mesin pencarian, menganalisis pesaing dan uji-uji lainnya yang tujuannya adalah agar kuantitas pengunjung semakin banyak.

Melakukan pemasaran produk yang sudah direncanakan.

Sebelum memasarkan produk, perlu diperhatikan apakah tahap-tahap sebelumnya sudah menampakkan hasil atau belum. Keberhasilan membuat artikel terlihat dengan lamanya tayangan laman (bisa dilihat menggunakan google analitic) Keberhasilan pemasaran blog, terlihat dengan bertambahnya pengunjung. Keberhasilan optimasi blog terlihat munculnya artikel di halaman awal mesin pencarian. Jika belum berhasil lakukan evaluasi dan perbaiki kesalahan. Jika sudah berhasil, barulah produsen melakukan pemasaran produk yang sesungguhnya yaitu produk yang sudah direncanakan dari awal.

Keberhasilan melakukan tahap-tahap tersebut tergantung pada pengelola blog. Jika dia secara kontinu membuat artikel yang berkualitas dan memasarkannya tepat sasaran maka lebih cepat pula keberhasilan itu didapat. Tapi jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka tentu kemandekanlah yang akan terjadi. Untuk mencapai keberhasilan dalam tahap-tahap itu memerlukan waktu setidaknya 1tahun, itupun jika rajin dalam mengelolanya.

Tapi sebenarnya, keberhasilan tahap-tahap itu bisa cukup diukur dengan banyaknya pengunjung. Artinya jika dalam tahap kedua, blog itu sudah di banjiri pengunjung, maka produsen bisa langsung memasarkan produk yang sudah direncanakan itu tanpa melakukan tahap-tahap lainnya. Jadi titik puncaknya adalah pada banyaknya pengunjung blog.

Seperti itulah gambaran metode pemasaran yang baru dan modern, sambil menyelam minum air. Dan tidak sampai situ saja, selain produsen bisa memasarkan produknya sendiri, produsen juga bisa melakukan program monetisasi yaitu mengiklankan produk orang lain atau bisa juga mendaftar ke perusahaan-perusahaan periklanan yang menampung berbagai macam iklan. Contohnya seperti google adsense, pop cash, pop ads dan masih banyak lagi perusahaan- perusahaan sejenis itu.

Untuk bayaran iklannya pun relatif mahal. Ada yang menggunakan metode bayaran perklik iklan ada juga yang menggunakan metode pembayaran pertayangan laman. Bayangkan saja jika pengunjungnya sudah mencapai ribuan bahkan puluhan ribu pengunjung, dan jika menggunakan metode pay perklik 0,01$ kita anggap saja dari sekian ribu pengunjung cuma seratus yang tertarik meng-klik iklan dalam satu hari. Kita kalikan saja 100x0,01=1$. Berarti produsen itu sudah mengantongi 1$ dalam 1 hari. Lumayan untuk tambahan jajan bukan?

Belum lagi jika produsen itu mengiklan produk orang lain yang pembayarannya sesuai kesepakatan dan harga bisa ditentukan oleh produsen itu. Jadi tidak salah jika metode ini lebih efektif dan lebih efesien. Dikatakan sambil berenang minum air pun tidak salah. Seperti itulah gambaran produsen yang menggunakan metode baru.

Dari pemaparan di atas mungkin anda bertanya-tanya apakah penulis artikel ini sudah membuktikan seperti pemaparan-pemaparan diatas?

Jawabannya adalah bisa sudah juga bisa belum.
Dalam bisnis offline yang saya paparkan diatas adalah bisnis yang belum saya lakukan, tapi pengetahuan semacam itu saya dapatkan dari pakarnya,. Untuk mengelola barang bekas saya dapatkan dari acara-acara di tv tentang orang yang sukses dalam bidang itu. Untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk saya dapatkan dari dinas kebersihan kota pekalongan ketika saya menjadi anggota dewan saka bakti husada yang dinaungi oleh dinas kesehatan kota pekalongan. Untuk berternak ikan saya dapatkan dari paman saya yang pernah jualan ikan didesanya. Dan untuk program afiliasi adalah hasil pengamatan saya selama ini. Dari keempat itu ada yang sudah saya lakukan tapi mandek di tengah jalan karena kemalasan saya.

Untuk bisnis online sendiri yang sudah saya buktikan adalah program iklan pembayaran per visitor. Yaitu 0,001$ per visitor. Tapi sayangnya pemasaran blog saya belum berhasil, jadi saya belum mendapatkan penghasilan yang saya harapkan.

Nah, tentunya bagi pelajar lebih cocok menggunakan cara yang terakhir ini. Dan jika anda berminat dan jika ingin memperoleh hasil yang maksimal silahkan baca uraian berikut ini.

1. Dalam mengelola blog, anda hanya saja menyediakan konten yang berkualitas setiap harinya (untuk awalan). Jika tidak bisa, setidaknya mengisi waktu luang anda dengan membuat artikel. Tapi anda tidak perlu sibuk mengurusi blog, fokuslah pada kegiatan anda seperti biasanya dan anggaplah blog sebagai tempat sharing hal-hal yang bermanfaat.
2. Pembuatan blog gratis. Saya sarankan untuk menggunakan platform blogger. Karena blogger adalah produk google yang nantinya mempermudah kita dalam optimasi.
3. Fokuslah pada pembuatan artikel dan jangan ribet berurusan dengan tampilan blog.
4. Lakukan promosi blog secara teratur tapi tidak berlebihan. Karena bisa saja anda dianggap spam oleh mesin pencarian. Sebenarnya masih banyak lagi hal-hal penting lainnya, tapi setidaknya yang 4 itu sudah mewakili semuanya.

Kesimpulan

Usaha / bisnis bisa dilakukan melalui offline ataupun online. Dalam bisnis online ataupun offline sebenarnya mudah dan banyak peluang-peluangnya. Contoh bisnis offline adalah afiliasi (sebenarnya online pun ada), mengolah sampah organik, berternak. Bisnis online contohnya pemasaran-pemasaran melalui medsos (cara lama), dan membuat blog (cara baru). Intinya sangat banyak peluang usaha-usaha dalam lingkungan kita asalkan kita mau sedikit membaca peluang dan untuk meraih keberhasilan diperlukan kemauan, keuletan, sabar, dan kontinu, jangan lupa untuk berdoa disertai usaha. Kiat-kiat tersebut yang akan mengantarkan kita meraih peluang-peluang yang ada.
Selesai

Itulah peluang-peluang usaha yang bisa saya sampaikan, jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat, jangan lupa pula masukkan kritik, saran, dan masukan di kolom komentar. Dari saya sekian, akhir kata Terima kasih atas kunjungan anda.

Download Materi Kuliah Lengkap

0 komentar:

Post a Comment